default featured image

5 Solusi Keluar dari Tekanan Masalah Keuangan! 

Perlu disadari bahwa masalah keuangan akan menyita pikiran dan dapat menyebabkan stres berlebih, gangguan tidur, hingga penurunan produktivitas. Hal tersebut sangat wajar karena masalah keuangan cenderung memberikan tekanan yang sangat besar kepada fisik dan pikiran. Apalagi jika sumbernya berasal dari pinjol ilegal yang meresahkan.

Salah satu survei mengatakan bahwa mayoritas orang pernah mengalami masalah keuangan, tapi belum tentu bisa mengatasinya. Setiap orang memiliki kemampuan keuangan dan masalahnya masing-masing. Akan tetapi, masalah keuangan harus dihadapi dengan pikiran tenang dan perlu merencanakan solusinya. 

Nah, berikut adalah 5 solusi keluar dari tekanan masalah keuangan. Termasuk salah satunya memanfaatkan pinjol cepat cair dan mudah untuk kebutuhan yang lebih produktif.

Menyusun Skala Prioritas

Primer, Sekunder, dan Tersier adalah pembagian kebutuhan yang paling dasar. Saat mengalami masalah keuangan, kamu harus memenuhi kebutuhan primer terlebih dahulu, seperti urusan makan, bayar tagihan atau kewajiban, internet, pulsa, listrik, hingga uang rokok. Hanya kamu yang tahu apa kebutuhan utama-mu itu apa aja, jadi jangan sampai terpengaruh orang lain. 

Biasanya, kebutuhan sekunder dianggap sebagai kebutuhan primer. contohnya adalah ngopi sore bersama teman-teman. Memang, hiburan itu perlu untuk meringankan pikiran dengan segala masalah yang ada, tapi jangan sampai itu jadi pelarian jangka panjang yang gak ada habisnya. Coba deh, pikirkan ulang apa saja kebutuhanmu, lalu buat skala prioritas mu sendiri.

Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan

Ini hal penting yang terlupakan. Kamu harus mencatat pengeluaran dan pemasukan dalam satu periode, bisa harian, mingguan, atau bulanan. Tapi lebih baik mencatat keuangan setiap harinya karena dapat meminimalisir kesalahan. 

Sering terjadi tidak mencatat pengeluaran karena lupa uangnya pergi kemana. Nah itu bisa kamu hindari dengan mencatat pengeluaran setiap harinya.

Kamu juga perlu mencatat pemasukan secara berkala. Hal itu dapat menunjukan seperti apa kemampuan finansial mu dan merasa bersyukur dengan apa yang kamu punya. 

Ada pepatah mengatakan bahwa pemasukan bulanan digunakan untuk keperluan bulanan dan pemasukan tahunan digunakan untuk keperluan tahunan. Coba kamu terapkan, siapa tahu cocok dengan metode pengeluaran dan pemasukan mu.

Jangan Menunda Bayar Tagihan/Cicilan

Tagihan atau cicilan termasuk ke dalam kebutuhan primer yang harus segera diselesaikan. Toh apa gunanya jika menunda-nunda beban yang selalu ada. 

Jika uang untuk membayar tagihan/cicilan kamu gunakan sebagai modal membuka usaha yang pasti mendapatkan untung, lebih kamu ajukan keringanan pembayaran kepada pihak terkait. Pokoknya, jangan gunakan uang bayar tagihan/cicilan untuk mengisi pos keuangan lainnya.

Tidak berutang untuk kebutuhan konsumtif

Memiliki utang itu tidak buruk, tetapi jika kamu sedang mengalami masalah finansial lebih baik tidak menambah utang atau mengajukan pinjaman, apalagi pinjaman online ilegal yang sangat riskan. 

Hal tersebut dikarenakan utang cenderung akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, bukan untuk menyelesaikan penyebab masalah finansialmu.

Daripada menambah utang konsumtif, lebih baik kamu berusaha merencanakan strategi bisnis dengan memanfaatkan utang produktif. Jika kurang yakin dengan rencana sendiri, kamu bisa mencoba berkolaborasi dengan orang yang lebih berpengalaman dan dipercaya.

Manfaatkan pinjol cepat cair dan mudah untuk kebutuhan yang lebih produktif. Seperti yang ditawarkan oleh Kredivo dengan limit hingga Rp30 juta dengan bunga terjangkau hanya 2,6% saja per bulan. Proses bisa secara daring mulai dari pendaftaran hingga proses pengajuan dan persetujuan.

Hemat

Satu kata ini sangat sulit untuk dilakukan. Kamu pasti pernah merasa berhemat tapi kok keadaan tidak berubah. Dampak besar berhemat tidak dapat kamu rasakan dengan cepat karena perlu proses panjang. Bisa jadi kamu telah berhemat dalam urusan kebutuhan primer tapi boros dalam memenuhi ego diri sendiri. 

Perlu proses panjang untuk keluar dari masalah keuangan dan rencana jangka panjang. Oleh sebab itu, berhemat bisa mempercepat proses tersebut karena akan memperkecil pengeluaran dan kamu sadar dengan kemampuan finansial kamu.

Itu beberapa solusi keluar dari masalah keuangan yang bisa diterapkan. Seperti pepatah, lebih baik mencegah daripada mengobati. Oleh sebab itu, lebih baik melakukan langkah pencegahan agar tidak mengalami masalah keuangan. Solusi di atas juga bisa terapkan sebagai langkah mencegah masalah keuangan. Tetap sadar dengan pengeluaran dan pemasukan mu, ya!