Merawat Toyota Fortuner Diesel Anda Dengan 8 Cara Ini!

Rawat Toyota Fortuner Diesel Anda Dengan 8 Cara Ini!

Salah satu SUV andalan Toyota yang terkenal dengan bodi gagah dan performa tangguh adalah Toyota Fortuner. Tak heran karena kendaraan satu ini cocok digunakan untuk segala medan, baik jalanan mulus hingga medan ekstrem. SUV mewah ini dipasarkan dalam dua pilihan mesin, yaitu diesel serta non-diesel.

Siapa sangka penggemar kendaraan bermesin diesel rupanya semakin meningkat dari waktu ke waktu. Tak terkecuali Fortuner, yang juga mengusung mesin diesel dan peminatnya pun terbilang cukup banyak. Bukan tanpa alasan, mesin diesel sendiri banyak dipilih karena torsinya lebih besar dibandingkan mesin bensin. Perawatannya pun terbilang mudah, simak dalam ulasannya di bawah ini!

  1. Perhatikan Interval Penggantian Oli Mesin

Interval penggantian oli mesin untuk mesin diesel umumnya berbeda dengan kendaraan mesin bensin. Pasalnya oli cepat kotor karena rasio kompresi tinggi, sehingga penggantian oli dilakukan lebih cepat.

Pabrikan kendaraan diesel umumnya menyarankan pemilik untuk melakukan ganti oli mobil setiap 5.000 km. Namun tak hanya itu, perhatikan pula spesifikasi dari pelumas yang digunakan untuk mesin tersebut. Pastikan Anda memilih oli sesuai dengan anjuran pihak Toyota serta memperhatikan sertifikasi API C pada pelumas tersebut.

  1. Pilih Bahan Bakar Terbaik untuk Diesel

Mobil Fortuner keluaran terbaru menyematkan mesin diesel berteknologi commonrail turbo. Sehingga bahan bakar yang digunakan pun harus berkualitas untuk menjaga performa kendaraan agar tetap optimal.

Ada baiknya menggunakan bahan bakar minyak seperti Pertamina Dex yang memiliki kandungan sulfur rendah. Pasalnya bahan bakar dengan kandungan sulfur rendah dapat berpengaruh pada suara mesin lebih halus dan tarikan semakin ringan.

  1. Bersihkan dan Ganti Filter Udara Secara Berkala

Kompresi udara pada mobil diesel berteknologi commonrail seperti Fortuner umumnya cukup tinggi, bahkan dapat menyentuh angka 200 bar. Dampaknya, kondisi filter udara dapat lebih cepat kotor jika dibandingkan dengan mesin bensin.

Untuk itu bersihkan filter udara setiap 5.000 km, serta lakukan penggantian filter udara setiap 15.000 km. Namun apabila kondisi udara sedang sangat berdebu bahkan berpolusi tinggi, penggantian filter udara mungkin dapat dilakukan lebih cepat.

  1. Ganti Filter Bahan Bakar Secara Berkala

Selain filter udara, pemilik Fortuner juga perlu memperhatikan filter bahan bakar. Penggantian filter bahan bakar dapat disesuaikan dengan buku manual kendaraan, namun apabila bahan bakar yang digunakan berkualitas rendah maka penggantian filter ini dapat dilakukan lebih cepat dari yang dianjurkan.

  1. Ganti Filter Oli Secara Berkala

Tak hanya kualitas oli yang patut dijaga, karena filter oli pun juga harus rutin dilakukan penggantian. Pasalnya oli mudah membawa beragam residu kotoran mesin, contohnya material seperti pasir yang dapat menyebabkan kerusakan pada mesin. Anda dapat mengganti filter oli setiap 2 kali ganti oli.

  1. Rawat Water Sedimenter

Water sedimenter merupakan alat untuk membersihkan air dan kotoran dari kandungan solar. Namun proses pembersihan yang dimaksud bukanlah menyaring, namun memisahkan. Sehingga nantinya tidak ada residu lain yang masuk ke dalam bahan bakar diesel.

Filter mesin solar umumnya telah bergabung dengan water sedimenter. Ketika indikator bahan bakar speedometer menyala, berarti tingkat air pada water sedimenter tersebut berada dalam kondisi maksimal dan harus dilakukan pembuangan. Anda dapat membuangnya dengan memutar keran drain cock.

  1. Periksa Busi Pijar

Saat mesin mobil Fortuner diesel sulit dihidupkan, mungkin saja penyebab utamanya adalah kondisi busi pijar yang buruk dan sudah saatnya dilakukan penggantian. Namun sebelum dilakukan penggantian, Anda dapat melakukan pengecekan dengan memberi arus dari aki mobil. Apabila masih menyala berwarna merah, itu berarti kondisi busi pijar masih baik.

  1. Melakukan Totally Change Oil Blood

Totally change oil blood merupakan istilah yang digunakan dalam dunia otomotif untuk proses pengeluaran seluruh oli lama pada kendaraan hingga habis tak bersisa. Penggantian dengan menguras habis oli ini umumnya dilakukan ketika kendaraan telah mencapai 10.000 km dan kelipatannya.

Apakah Biaya Perawatan Toyota Fortuner Mahal?

Mungkin tak sedikit pemilik Fortuner baru yang bertanya-tanya apakah biaya perawatan SUV mewah ini tergolong mahal atau murah. Sebagai contoh untuk varian New Fortuner 4×2 2.4 TRD Sportivo A/T, total biaya yang perlu dipersiapkan dari 10.000 km hingga 100.000 km berkisar Rp 19 jutaan.

Demikianlah cara merawat Toyota Fortuner diesel agar performa kendaraan tetap terjaga dengan baik. Semoga bermanfaat!

Related Posts